Riset: Metode Penelitian Kualitatif
Unsur Metode Penelitian Kualitatif
Menurut Catherine Marshal (1995), Penelitian kualitatif merupakan suatu proses yang dicoba untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kompleksitas yang ada dalam interaksi manusia.
Dari definisi ini menunjukkan beberapa kata kunci dan unsur penting dalam riset kualitatif, yaitu diantarnya: adanya proses, adanya pemahaman, adanya kompleksitas, adanya interaksi, dan adanya manusia.
a. Proses
Proses dalam melakukan penelitian kualitatif merupakan penekanan dalam sebuah riset kualitatif dan oleh karenanya dalam melaksanakan riset, peneliti akan lebih berfokus pada proses dan juga pada hasil akhirnya.
b.Pemahaman
Seorang peneliti pada penelitian ini dalam melakukan riset seharusnya dan wajib untuk memahami permasalahan dan dalam konteks masalah yang akan diteliti oleh peneliti, oleh karena itu peneliti kualitatif tidak mengambil jarak dengan yang diteliti. Jika pada penelitian dengan pendekatan kuantitatif peneliti sebagai subyek dan yang diteliti sebagai obyek. sedangkan dalam riset ini peneliti berbaur menjadi satu dengan yang diteliti sehingga peneliti dapat memahami persoalan dan sudut pandang obyek yang diteliti.
c. Kompleksitas
Pada metode penelitian kualitatif masalah harus dipandang secara holositik tidak dapat difragmentasi dalam pecahan-pecahan atau bagian-bagian masalah seperti dalam penelitian kuantitatif. Masalah yang kompleks mempunyai ciri utama tidak berdiri sendiri dan terkait dengan masalah yang lain, oleh karena itu pemecahan masalahnya harus secara menyeluruh tidak dilakukan secara sepotong-sepotong.
d. Interaksi
Interaksi berarti adanya hubungan satu dengan yang lain sehingga dalam melakukan riset ini, seorang peneliti sebaiknya selalu bertanya apakah masalah yang diteliti berkaitan dengan masalah lain atau kondisi lain dan tidak berdiri sendiri.
e. Manusia
Sasaran utama penelitian kualitatif ialah manusia karena manusialah sebagai penyelesai dan sebagai sumber masalah. Akan tetapi riset ini tidak hanya membatasi riset terhadap manusia saja. Contoh lain dapat berupa riset tentang kejadian, riset tentang sejarah, riset tentang benda berupa foto, riset tentang artefak, riset tentang peninggalan-peninggalan peradaban kuno dan lain sebagainya. Jadi inti sasaran riset ini ialah manusia dengan segala kebudayaan dan kegiatannya.
Peneliti dapat melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif jika peneliti ingin melakukan hal-hal dibawah ini, antara lain:
- Memahami makna yang melandasi tingkah laku partisipan
- Mendeskripsikan latar dan interaksi partisipan
- Melakukan eskplorasi untuk mengidentifikasi informasi baru
- Memahami keadaan yang terbatas dan ingin mengetahui secara mendalam dan rinci
- Mendeskripsikan fenomena untuk menciptakan teori baru.
Model Penelitian Kualitatif
Model desain penelitian dengan pendekatan kualitatif adalah sebagai berikut:
- Pernyataan masalah
- Desain riset yang meliputi: teknik sampling, sampel, jenis data, instrument pengambilan data, metode pengambilan data dan teknik analisis data.
Gambar alur penelitian model penelitian kualitatif
Pernyataan Masalah
Rumuskan masalah yang akan diteliti sesuai dengan ketentuan sebelum melakukan tahapan lain karena tahapan berikutnya dalam riset akan ditentukan oleh masalah yang sudah dirumuskan. Masalah jelas dan tidak bermakna ganda sehingga menimbulkan berbagai interpretasi.
Teknik Sampling
Pertimbangan pertama dalam menentukan sampel ialah bahwa untuk penelitian kualitatif kita menggunakan apa yang disebut dengan teknik non probabilitas , yaitu teknik mengambil sampel yang tidak didasarkan pada formulasi statistik. Teknîk tersebut meliputi
- kesesuaian (convenience);
- penilaian (judgment) dan
- bola salju (snowball).
Pertimbangan kedua ialah penentuan kualitas responden.
Jenis Data
Jenis data yang digunakan pada metode penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dalam bentuk selain angka
Instrumen Pengambilan Data
Wawancara (in depth interview)
Metode Pengambilan Data
Melakukan wawancara, observasi terlibat langsung, dan review dokumen
Teknik Analisis
Teknik analisis terdiri dan analisis domain, taksonomi, komponensial, tema kultural dan komparasi konstan.
Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel pada metode penelitian ini, Penelitian kualitatif merupakan riset yang bersifat ilmiah dan juga sistematis sebagaimana penelitian kuantitatif, sekalipun dalam pemilihan sampel tidak seketat dan serumit penelitian kuantitatif. Dalam memilih sampel penelitian ini menggunakan teknik non probablitas, yaitu suatu teknik pengambilan sampel yang tidak didasarkan pada rumusan statistik tetapi lebih pada pertimbangan subyektif peneliti dengan didasarkan pada jangkauan dan kedalaman masalah yang ditelitinya. Lebih lanjut pada riset ini tidak ditujukan untuk menarik kesimpulan suatu populasi melainkan untuk mempelajari karakteristik yang diteliti, baik itu orang ataupun kelompok sehingga keberlakuan hasil penelitian tersebut hanya untuk orang atau kelompok yang sedang diteliti tersebut. Konsekuensi dan dasar pemikiran tersebut ialah pemilihan sampel tidak bergantung pada kuantitas tetapi lebih pada kualitas orang yang akan diteliti yang biasa kita sebut sebagai informan.